Teknik pemeliharaan
1 .Persiapan perbesaran
Ada tiga hal yang perlu diperhatikan, yaitu pemilihan bibit yang baik, pakan yang sesuai, dan perlakuan yang oke pada ayam.Jadi kalau bibitnya sip,dikasih pakan yang bagus, trus dipelihara dengan tepat,maka ayam cepet gede,cepet panen,cepet jadi duit.
Kita mulai dengan cari bibit yang baik.Bibit berkualitas diperoleh dari hasil pemuliaan yang baik dan terarah.Kita bisa cari informasi tentang jenis atau strain yang baik.Infonya bisa klik disini.Atau mungkin ingin beli sendiri di pasar tradisional? Berikut sedikit gambaran/ciri-ciri bibit yang bagus:
badan sehat, tidak cacat, dan paruh lurus
Mata bulat, terang, dan jernih.
Kaki lurus, kuat, dan dapat berdiri tegak.
Nafsu makan baik.
Lincah, bila dijatuhkan ke lantai cepat berdiri.
Badan padat berisi, tidak terlalu besar atu terlalu kecil.
Bulu halus, dan baik pertumbuhannya.
Itu jika kita ingin dapat bibit yang langsung beli, berupa anak ayam(DOC). Namun jika pingin punya indukan sendiri,memproduksi DOC sendiri,perlulah kita tahu ciri indukan yang baik. Agar kelak manurunkan anakan yang oke. Berikut ciri indukan yang bagus :
a. indukan ayam betina
Badan sehat dan tidak cacat,
Kepala halus dan bagian muka cerah (tidak pucat)
Mata terang dan jernih
Muka berukuran sedang, tidak terlalu lebar atau terlalu sempit
Paruh pendek, serta kuat
Ukuran badan cukup besar dan perut nya lebar
Jarak antara tulang dada dan tulang belakang sekitar 4 jari tangan orang dewasa
Jarak antara tulang pubis sekitar 2-3 jari orang dewasa
Jengger dan pial besar, kokoh, berwarna merah cerah,tidak keriput, tetapi halus
Gesit, aktif, apabila dipegang memberontak
Bulu bersih dan mengkilap
Lubang dubur besar, lebar,berbentuk oval memanjang, permukaannya licin dan basah
Kulit badan dan rongga perut lembut,halus dan longgar
b. indukan ayam jantan
Bukan berasal dari keturunan ayam betina yang akan dikawinkan
Badan sehat dan tidak cacat
Badan kokoh dan agak panjang
Tulang supit rapat
Sayap kuat, bulu bersih dan mengkilap
Muka merah cerah
Mata terang dan kelihatan jernih
Jengger dan pial berukuran besar brwana merah serta tidak keriput
Kaki kokoh, sisiknya teratur, serta terdapat taji, baik runcing maupun tumpul
Indukan betina yang dipilih berumur antara 6-8 bulan, sedang indukan jantan berumur 1 tahun. Dengan perbandingan 1 ekor indukan jantan untuk 5-6 ekor indukan betina.
Belilah indukan di peternakan yang sudah ber pengalaman, karena biasanya indukan yang dibeli di pasar perlu waktu lbih lama untuk beradaptasi yaitu antara 2-4 minggu.
Pengadaan bibit juga dapat dimulai dari telur tetas. Telur tetas ini sebaiknya dibeli dari peternak langsung, Karena kualitasnya lebih terjamin.
Berikut hal-hal yang perlu diketahui untuk mendapatkan telur dengan daya tetas tinggi.
Bentuk telur sempurna, tidak cacat, dan bersih
Kulit telur ridak terlalu tipis
Bentuk telur oval,
Pada ujung telur yang tumpul masih terdapat ruang udara. Hal ini dapat dilihat dengan menyorotkan lampu senter ke ujung telur yang runcing.
Ukuran telur tidak terlalu besar atau terlal kecil. Bobotnya antara 35-40 g. kalau bobotnya kurang dari 35 g, maka anakannya nanti kecil-kecil. Tapi kalau lebih dari 40 g, daya tetasnya rendah.
Kulit telur rata
Telur berasal dari indukan yang sehat, tidak mengidap penyakit turunan, seperti CRD
Cara yang oke untuk menjalankan peternakan ayam buras ini secara terpadu, mulai dari pemeliharaan indukan dewasa. Sehingga kebutuhan bibit dapat terpenuhi dengan kualitas yang terkontrol.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar